Sejarah Teorema Phytagoras

SEJARAH TEOREMA PYTHAGORAS.

Oke temen semua met datang di blog agung ramadi dan hari ini gue mau sedikit cerita tentang sejarah teorema pyhtagoras sebelum mulai hmmmz gue mau minta tolong sama kalian buat share blog gue ini agar gue lebih semangat buat kasih ilmu ke kalian oke kita lansung ke topiknya.
Sekitar tahun 2000 SM (sebelum masehi), di temukan sebuah tulisan matematika terkuno,yaitu matematika babilonia dan matematika mesir yang terkait dengan segitiga siku-siku.
Pada masa itu, orang babilonia dan mesir telah mengetahui bahwa sebuah segitiga dengan panjang sisi 3 satuan,4 satuan, 5 satuan merupakan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan konsep tersebut dalam membuat sudut-siku dan merancang segitiga siku-siku dengan cara membagi panjang seutas tali menjadi 12 bagian yang sama panjang, dimana panjang sisi pertama pada segitiga tersebut adalah 3 bagian, sisi kedua 4 bagian, dan sisi ketiga 5 bagian.
Sementara itu di tiongkok dan india,yaitu tschou-gun (abad ke-11 SM)dan baudhayana sulba sutras (abad ke-2 SM) juga mengetahui tentang hal ini, bahkan baudhayana sulba sutras berhasil menemukan konsep untuk segitiga siku-siku sama kaki beserta bukti geometrisnya.
Orang mesir,babilonia,dan tiongkok hanya tau hubungan 3,4,5 terhadap segitiga siku-siku, bukan teorema yang berlaku umum untuk semua segitiga siku-siku. Oleh karena itu konsep/rancangan itu belum dapat disebut teorema,karena tidak berlaku untuk umum.
Terkait dengan permasalahan di atas, seorang matematikawan berkembangsaan yunani yang bernama phytagoras (579-495 SM) menggungah teoremanya yang berbunyi yaitu. :”luas persegi pada sisi miring (hypotenusa) pada segitiga siku2 sama dengan jumlah luas persegi pada segitiga siku2”. Ia dianggap sebagai orang pertama yang membuktikan kebenaran teorema ini secara universal melalui pembuktian matematis. Oleh karena itu teorema tersebut disebut teorema phytagoras.
Teorema phytagoras berisi tentang hubungan di antara tiga sisi pada sebuah segitiga siku-siku. Secara matematis, teorema ini biasanya dinyatakan dalam bentuk , dimana a dan b mewakili panjang sisi siku2 dan c mewakili panjang sisi miringnya atau hipotenusa. Dalam memaparkan pembuktian teoremanya phytagoras menggunakan konsep aljabar untuk mendapatkan tiga buah bilangan yang merupakan triple phytagoras

Atas anjuran gurunya, seorang filsuf terkenal yunani,yaitu thales phytagoras merantau ke mesir untuk menimba ilmu pada imam2 di mesir  ia memperdalam geometri,astronomi, dan kimia yang semuanya dapat ditemukan di mesir,  pemngembaraan  intelektual inilah yang  membuat dirinya mampu menggali ilmu pengetahuan, khususnya matematika dan metafisika selain di mesir,phytagoras juga mengasah kemampuan yang luas di babilonian (persia) selama ia menjadi tahanan karena kekalahan perang mesir dari persia.Selanjutnya,setelah mengembara kurang lebih 15 tahun,phytagoras kembali ke tanah kelahirannya, pulau samos namun karena tidak sejalan dengan pemeritahan yang berkuasa saat itu akhirnya phytagoras kembali meninggalkan tempat kelahirannya pada tahun 518 s

Belum ada Komentar untuk "Sejarah Teorema Phytagoras"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel